liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kas GoTo Cukup Menuju Kemandirian Finansial

Kas GoTo Cukup Menuju Kemandirian Finansial

1 minute, 9 seconds Read

PT Gojek Tokopedia GoTo (Tbk) kini berusaha mempercepat langkah untuk mencapai kebebasan finansial dan mencapai profitabilitas. Kebebasan finansial diperlukan agar perusahaan dapat membiayai sendiri biaya operasionalnya sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada investor.

Untuk mewujudkan hal tersebut, salah satu upaya GoTo adalah menargetkan margin kontribusi yang positif secara grup pada kuartal pertama tahun 2024.

GoTo juga berhasil menurunkan cash burn sebesar 20 persen pada kuartal III 2022 jika dibandingkan dengan kuartal I 2022. Sedangkan kontribusi segmen bisnis on demand GoTo pada kuartal III 2022 tercatat Rp 15,7 triliun, angka ini meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebelumnya.

Selain itu, GoTo juga mengalami peningkatan pada take rate atau komisi yang diambil perusahaan dari nilai transaksi. Tingkat pengambilan sembilan bulan GoTo pada tahun 2022 adalah 3,7 persen, naik dari 3,6 persen pada periode yang sama pada tahun 2021.

Beberapa perusahaan sekuritas juga menilai GoTo masih memiliki prospek yang bagus di masa mendatang. Samuel Sekuritas Indonesia, misalnya, dalam laporan yang dirilis pada Kamis (12/1/2022), menyebutkan GoTo sudah on track untuk meraih laba meski perlu mempertimbangkan landasannya.

Masih mengacu pada laporan tersebut, kenaikan tingkat take-up merupakan hal yang baik karena fokus pada konsumen dengan Gross Merchandise Value (GMV) tinggi dan tidak bergantung pada belanja promosi yang besar.

Selain Samuel Sekuritas, BNI Sekuritas dalam laporannya yang diterbitkan pada Senin (12/12/2022) menyebutkan GoTo fokus pada aset inti dengan rencana melepas aset non inti guna menambah kas, memperluas basis dan mengurangi tekanan mencari dana ketika iklim investasi tidak mendukung .

Similar Posts