liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Nilai Tambah Hasil Olahan Nikel bagi Indonesia Masih Minim

Nilai Tambah Hasil Olahan Nikel bagi Indonesia Masih Minim

2 minutes, 46 seconds Read

Kebijakan hilirisasi dan larangan ekspor nikel mentah (biji nikel) berhasil meningkatkan nilai perdagangan Indonesia. Harga nikel yang sudah diolah di smelter bisa memiliki nilai tambah hingga 300 kali lipat dari harga bijih nikel.

berdasarkan data Peta PerdaganganIndonesia terakhir mengekspor bijih nikel pada 2019. Saat itu, Indonesia mengekspor 32,4 juta ton senilai US$1,1 miliar. Artinya, setiap ton bernilai US$33,9.

Namun, salah satu produk olahan dari nikel adalah nikel Mat, yang juga diekspor memiliki nilai yang jauh lebih tinggi. Pada 2021, Indonesia akan mengekspor 82,7 ribu ton nikel Mat senilai US$953,2 juta. Jika dilihat volumenya jauh lebih kecil dari bijih nikel. Namun, nilainya lebih mahal, mencapai US$11.521 per ton.

Dengan begitu, larangan ekspor bijih nikel tidak akan mempengaruhi kinerja ekspor nikel Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut total nilai ekspor akan meningkat 58,9% menjadi US$1,28 miliar pada 2021. Bahkan melonjak 365,4% menjadi US$5,98 miliar pada 2022.

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan total nilai ekspor nikel (Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk/CAGR) hanya 18,8% per tahun.

Bahkan nikel Mat bukan produk turunan nikel yang memiliki harga tertinggi. Menurut Dewan Penasehat Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (Prometindo) Arif S. Tiammar, nikel Mat umumnya bernilai sekitar 80% dari harga nikel yang ditetapkan London Metal Exchange (LME), seperti dikutip dari Investor.id. Sedangkan harga nikel LME berkisar antara US$26-27 ribu per ton pada Januari 2023.

Kata Arif, nikel Mat masih dapat diolah kembali dan menghasilkan senyawa nikel sulfat yang digunakan sebagai bahan baku katoda baterai listrik. Harga jual nikel sulfat umumnya mencapai 120% dari harga LME.

“Harga beberapa jenis produk olahan nikel akan lebih tinggi jika nikel tersebut sudah berbentuk senyawa tertentu dengan takaran yang sangat tepat,” jelas Arif.

Berdasarkan data Kemenperin tahun 2020, produk dari peleburan yang sebagian besar sudah beroperasi atau sedang dibangun di Indonesia sudah berbentuk besi nikel babi (NPI). Produk nikel ini merupakan bahan baku stainless steel, namun tidak dapat digunakan untuk baterai listrik.

Sedangkan produksi nikel Mat kini masih dikendalikan oleh PT Vale Indonesia Tbk. Lalu, hanya ada dua peleburan yang menghasilkan endapan hidroksida campuran (MHP)—setara nikel Mat, namun melalui proses pengolahan yang berbeda—yang dapat diolah menjadi nikel sulfat. Namun, karena belum ada peleburan mampu menghasilkan nikel sulfat, nikel Matdan MHP diekspor ke negara lain.

Ekonom Faisal Basri, dalam blog pribadinya, juga mengatakan peleburan di Indonesia hanya menghasilkan produk nikel yang mencapai 25% dari produk akhir. Produk-produk tersebut diekspor ke negara lain, diolah di sana, kemudian diekspor kembali ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan migas dan otomotif.

“Nilai tambah yang kami nikmati kurang dari 10% dari total nilai tambah yang tercipta dari model hilir saat ini,” tulis Faisal.

Jika dilihat dari datanya Peta PerdaganganIndonesia juga tercatat tidak mengekspor nikel sulfat sejak larangan ekspor bijih nikel diberlakukan hingga 2021. Sedangkan data tahun 2022 belum tersedia.

Di sisi lain, China merupakan importir nikel terbesar Mat Indonesia sejak awal tahun ini. Bahkan, tidak ada catatan ekspor produk ini dari Indonesia ke China pada 2021. Nilai ekspornya mencapai US$2,1 miliar pada Januari-November 2022, atau sekitar 64,5% dari total nilai ekspor nikel. Mat Indonesia pada waktu itu.

Di sisi lain, China telah mengekspor nikel sulfat ke beberapa negara lain, seperti Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. Total nilai ekspor nikel sulfat China mencapai US$11,5 juta pada semester I 2022.

Selain hilirisasi nikel yang belum maksimal, Indonesia dinyatakan kalah dalam gugatan Uni Eropa terhadap World Trade Organization (WTO) terkait larangan ekspor bijih nikel pada akhir November 2022. Pemerintah juga mengajukan himbauan kepada WTO pada awal Desember 2022 membuka jalan untuk menjadi pemain utama industri baterai listrik global.

Similar Posts