liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Para CEO Muda Startup Terseret Kasus Penipuan

Para CEO Muda Startup Terseret Kasus Penipuan

0 minutes, 51 seconds Read

Sejumlah pendiri startup terseret kasus penipuan. Padahal, sebelumnya profil mereka terlihat stylish, bahkan masuk dalam daftar bergengsi majalah Forbes, seperti “30 under 30”.

Pendiri startup Frank, Charlie Javice, misalnya, diduga melakukan penipuan. Frank terlibat dalam layanan pinjaman keuangan siswa di AS. Belakangan, Javice diduga membuat empat juta akun pelanggan palsu agar Frank bisa diakuisisi oleh JPMorgan. Sebelumnya, Javice masuk dalam “Forbes 30 Under 30” pada 2019.

Belakangan, CEO dan pendiri Theranos, Elizabeth Holmes, terseret dalam kasus yang sama. Holmes, yang masuk dalam daftar “Pengusaha Terkaya di Bawah 40” versi Forbes pada 2015, menutupi kegagalan alat tes darah perusahaannya. Akibatnya, Theranos menghentikan operasinya dan Holmes dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.

Belakangan, pendiri FTX Sam Bankman-Fried juga menghadapi tuduhan penipuan. FTX yang bernilai US$ 32 miliar dinyatakan bangkrut.

Pasalnya, Bankman-Fried yang masuk dalam “Forbes 30 Under 30” 2021 diduga menggunakan dana pengguna untuk kebutuhan pribadi. Salah satunya, dibiayai perusahaan lain milik Alameda Research.

Kegagalan FTX menyeret CEO Alameda Research, Caroline Ellison. Dia juga digugat karena penggelapan dana pengguna FTX. Ellison, yang masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 tahun 2022, mengaku bersalah atas tujuh tuntutan pidana di AS.

Similar Posts