liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Pengelolaan Lahan, Kunci Perkebunan Berkelanjutan

Pengelolaan Lahan, Kunci Perkebunan Berkelanjutan

0 minutes, 39 seconds Read

Pengelolaan lahan merupakan faktor penting dalam menentukan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Dalam Katadata Corporate Sustainability Index (KCSI), ada enam prinsip untuk mewujudkan hal tersebut.

Keenam prinsip tersebut antara lain penerapan Good Agricultural Practices atau cara berkebun yang baik, penggunaan pupuk organik dari limbah, dan pelestarian kawasan dengan Nilai Konservasi Tinggi. Prinsip lainnya adalah melestarikan kawasan Stok Karbon Tinggi, melindungi flora dan fauna, serta memperoleh sertifikasi ISPO dan RSPO.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, hingga tahun 2021 terdapat 15,98 juta hektar perkebunan kelapa sawit. Sebagian areal perkebunan tersebut dikelola oleh 2.892 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, dimana 18 perusahaan diantaranya telah melaporkan praktik berkelanjutan kepada OJK.

Dengan luasan tersebut, perkebunan kelapa sawit ditargetkan berkontribusi pada pengurangan emisi sektor lahan sebesar 500 MtonCO2e dengan kapasitas sendiri dan 729 MtonCO2e dengan bantuan internasional. Angka ini ditargetkan tercapai pada tahun 2030.

Similar Posts