liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Serangan Ransomware Menghantui Bisnis di Indonesia

Serangan Ransomware Menghantui Bisnis di Indonesia

0 minutes, 51 seconds Read

Grup peretas Rusia, LockBit, mengaku bertanggung jawab atas gangguan layanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Tak hanya mengunci sistem perbankan, LockBit juga diklaim telah mencuri 1,5 terabyte data internal termasuk 15 juta informasi pelanggan dan karyawan.

LockBit memulai serangan ransomware pada 8 Mei 2023. Serangan ini segera menyebabkan layanan BSI berhenti beroperasi.

BSI telah berkonsultasi dengan LockBit untuk memastikan data yang dicuri tidak bocor. Namun, negosiasi tersebut gagal. Kelompok hacker ini akhirnya menyebarkan data curian tersebut ke web gelap atau dark web pada Selasa (16/5).

LockBit meminta orang untuk berhenti menggunakan layanan BSI dalam unggahan mereka di situs.

“Berhentilah menggunakan BSI. Orang-orang ini tidak tahu bagaimana melindungi uang dan informasi pribadi Anda dari penjahat. Mereka tidak bisa membuka situs mereka dalam seminggu,” tulis LockBit, dikutip dari akun Twitter perusahaan keamanan siber Singapura, @DarkTracer .

Di tengah permasalahan tersebut, Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo memastikan data nasabah dan dana aman saat ini. Pelanggan juga dapat bertransaksi seperti biasa.

“Kami juga akan bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu kebocoran data tersebut,” kata Gunawan dalam keterangan resmi, Selasa (16/5).

Similar Posts