liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Wacana Beli Motor Listrik Bersubsidi

Wacana Beli Motor Listrik Bersubsidi

1 minute, 10 seconds Read

Pemerintah berencana mensubsidi pembelian sepeda motor listrik mulai tahun 2023. Kebijakan ini sebagai upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di tanah air.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan besaran subsidi yang akan diberikan sebesar Rp 6,5 juta. Nilai tersebut setara dengan sekitar 23% dari harga sepeda motor listrik yang cukup populer di Indonesia, Gesits.

Namun, Plt. Kepala Pusat Kebijakan APBN Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Wahyu Utomo mengatakan, pemerintah belum mematangkan besaran subsidi. “Masih akan dibahas,” ujarnya, Kamis, 1 Desember 2022.

(Baca: Besok Luhut dan Sri Mulyani Bahas Subsidi Motor Listrik)

Rencana subsidi pembelian ini sejalan dengan target adopsi 1,2 juta sepeda motor listrik dan 75 ribu mobil listrik pada 2024. Pemerintah juga telah menunjukkan komitmennya secara simbolis dengan menggunakan kendaraan listrik pada KTT G20 di Bali.

Selain membeli subsidi, pemerintah sebelumnya telah memberikan beberapa insentif fiskal. Misalnya pembebasan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Di DKI Jakarta, pengguna mendapatkan tarif pajak 0% untuk transfer kepemilikan kendaraan bermotor yang sah pada tahun 2020-2024.

Di sisi penawaran, pemerintah juga membebaskan bea masuk atas impor kendaraan listrik yang tidak lengkap dan tidak lengkap.

Di negara lain, insentif fiskal untuk kendaraan listrik datang dalam berbagai bentuk. Di Amerika Serikat, misalnya, konsumen mendapat kredit pajak hingga US$7.500 setelah membeli mobil listrik. Di China, pemerintah memberikan subsidi pembelian yang besarnya bervariasi dari tahun ke tahun.

Indonesia juga berusaha mendorong industri kendaraan listrik di Indonesia dengan mengembangkan industri baterainya. Pada 2021, pemerintah akan membentuk BUMN Indonesia Battery Corporation (IBC).

Similar Posts